CEO XL Axiata: Percepat Inklusi Digital Berbasis Gender
lintaskisah.net – CEO XL Axiata: Dorong Inklusi Digital Berbasis Gender untuk Indonesia Emas 2045. Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, tampil sebagai pembicara utama di Commission on the Status of Women ke-69 (CSW69) di Markas Besar PBB, New York. Ia berbicara dalam side event bertajuk “Shaping an Inclusive Digital Economy: Indonesia & India’s Leadership and ASEAN’s Collaborative Vision”. Forum ini mengangkat peran Indonesia dalam mendorong ekonomi digital inklusif secara regional dan global.
“Baca Juga: Penyebab Umum Kecelakaan Motor saat Mudik Lebaran“
XL Axiata hadir untuk mendorong percepatan kesetaraan gender di sektor ekonomi digital. Dian Siswarini mengungkapkan bahwa program-program XL Axiata menargetkan perempuan dan kelompok rentan agar tidak tertinggal dalam kemajuan digital. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, menyatakan komitmen Indonesia mengatasi kesenjangan gender melalui inisiatif seperti Ruang Bersama Indonesia. Ia menekankan agar semua pihak bekerja sama menciptakan ruang digital yang aman dan responsif gender.
Dian Siswarini menekankan bahwa XL Axiata berkomitmen mendukung Indonesia Emas 2045 dengan mengatasi kesenjangan ekonomi digital berbasis gender. Ia menjelaskan bahwa pendekatan perusahaan berfokus pada kebutuhan perempuan Indonesia. Tim XL Axiata melakukan riset mendalam untuk memahami kebutuhan spesifik tersebut. Hasil riset digunakan untuk mengembangkan program pelatihan digital yang relevan dan berdampak nyata bagi peserta.
Data Badan Pusat Statistik menunjukkan peningkatan literasi digital perempuan, naik dari 96,8% pada 2022 menjadi 97,5% pada 2024. Namun, terdapat perbedaan signifikan dalam akses internet antara laki-laki (78,19%) dan perempuan (74,36%). Selain itu, hanya 34% pelaku UMKM perempuan yang memanfaatkan platform digital dibandingkan 54% laki-laki. Komnas Perempuan melaporkan 80% korban kekerasan berbasis gender online merupakan perempuan. Data ini menggambarkan tantangan nyata dalam inklusi digital.
XL Axiata bekerja sama dengan KPPPA, Microsave, dan Perwakilan Tetap Republik Indonesia New York untuk memperkuat posisi Indonesia dalam forum internasional. Forum CSW69 menghasilkan rekomendasi strategis, antara lain pemerataan akses digital bagi perempuan, pendidikan digital responsif gender, dan penguatan keamanan digital. Rekomendasi ini diharapkan mempercepat pencapaian Sustainable Development Goal 5 dan mewujudkan masa depan ekonomi digital yang adil menuju Indonesia Emas 2045.
“Baca Juga: Alex Marquez Yakin Juara MotoGP 2025 Bila Kondisi Sesuai“
Dian Siswarini menutup sesi dengan menyatakan komitmen XL Axiata untuk mengimplementasikan rekomendasi tersebut. Ia percaya bahwa inklusi digital berbasis gender adalah fondasi ekonomi digital yang kuat dan berkelanjutan.